Inilah Perbedaan Dusdusan dan Oriflame Indonesia

Meskipun sama-sama menggunakan sistem reseller, Dusdusan dan Oriflame Indonesia memiliki beberapa perbedaan. Kita akan bahas perbedaannya pada artikel ini.

Bagi seorang wanita, penampilan adalah hal yang penting. Penampilan yang sempurna akan membuat seorang wanita merasa lebih percaya diri. Kalau tidak percaya, tanyakanlah hal ini kepada seseorang yang berangkat kerja dengan terburu-buru.

Bukan hanya karena tidak sempat berdandan, mengalami bad hair day saja bisa membuat wanita merasa kurang menarik. Akhirnya, berbagai cara pun dilakukan untuk mengatasi hal itu.

Meskipun ada juga wanita yang cuek terhadap penampilan, dinilai cantik karena penampilan tetap menciptakan kebahagiaan. Oleh karena itu, terang-terangan atau tidak, setiap wanita pasti mengusahakan penampilan terbaiknya setiap hari.

Salah satu cara untuk itu adalah dengan merawat tubuh dan menggunakan kosmetik yang sesuai. Nah, produk perawatan dan kecantikan tersebut dapat dibeli melalui salah satu platform bisnis yang populer di kalangan para wanita, yaitu Oriflame Indonesia.

Perbedaan Dusdusan dan Oriflame Indonesia

Azumi Technoplast Hijau, Azumi Dus dusan
Dusdusan – rajaperabotan

Sekilas, Dusdusan dan Oriflame Indonesia memiliki skema penjualan yang serupa. Dusdusan dan Oriflame mengandalkan sejumlah reseller untuk menjual produk ke orang lain secara direct selling. Reseller akan mendapatkan produk langsung dari Dusdusan dan Oriflame dengan harga khusus. Keuntungan bisa didapatkan dari selisih harga yang beli dan harga jual tersebut.

Namun, ada beberapa perbedaan Dusdusan dan Oriflame Indonesia, khususnya pada sistem bisnis yang diterapkan. Berikut ulasannya.

Dusdusan dan Oriflame Indonesia Memiliki Produk yang Berbeda

Memiliki Produk yang Berbeda
Oriflame Indonesia – story

Jenis produk Dusdusan dan Oriflame Indonesia sangat berbeda. Dusdusan menawarkan produk-produk perlengkapan rumah tangga, seperti lunch set, dine set, botol minum, dan berbagai peralatan dapur yang dibutuhkan wanita ketika mempersiapkan masakan bagi keluarga.

Sementara itu, Oriflame Indonesia menyediakan berbagai perlengkapan kosmetik, mulai dari skin care, make up, perawatan rambut, dan sebagainya. Bukan hanya merek Oriflame, pembeli juga bisa mendapatkan berbagai produk kosmetik dari merek lain.

Untuk mengetahui produk apa saja yang tersedia di Oriflame, ada katalog khusus yang terbit setiap bulan. Pembeli juga bisa mendapatkan informasinya melalui website Oriflame Indonesia. Jenis produk yang tersedia selalu di-update secara rutin melalui kedua media ini.

Membangun Tim atau Tumbuh dalam Komunitas

Membangun Tim Komunitas
Membangun Tim Komunitas – kreditgogo

Perbedaan Dusdusan dan Oriflame Indonesia lainnya adalah pada metode penjualan yang dilakukan. Dusdusan menawarkan sebuah komunitas reseller yang berguna untuk saling mendukung di antara sesama anggota. Melalui komunitas ini, berbagai event seru bisa dilakukan, khususnya untuk menambah wawasan dan keahlian berjualan.

Kehadiran dukungan komunitas membuat reseller Dusdusan menjadi lebih berani untuk mengembangkan bisnisnya. Melalui acara-acara yang digelar tersebut, para reseller juga bisa saling sharing mengenai tantangan yang dihadapi selama berbisnis serta saling berbagi solusi inspiratif.

Berbeda dengan Dusdusan, bisnis Oriflame Indonesia bisa dijalankan dengan dua metode, yaitu secara mandiri maupun bersama-sama dengan tim. Menjual produk Oriflame Indonesia secara mandiri berarti melakukan penjualan secara langsung kepada pengguna produk Oriflame Indonesia. Caranya adalah dengan menyebarkan katalog Oriflame Indonesia ke orang-orang yang berpotensi untuk membeli.

Melalui cara ini, reseller berhak memperoleh keuntungan hingga 30% dari jumlah order yang dilakukan pembeli. Harga reseller juga berlaku jika Anda melakukan pembelian produk untuk pemakaian sendiri.

Cara kedua adalah dengan membangun tim penjualan yang solid untuk menghasilkan profit yang lebih besar. Untuk membangun tim, Anda tentu membutuhkan orang lain untuk ikut serta. Itulah sebabnya, dalam bisnis Oriflame Indonesia, tersedia undangan untuk ikut bergabung.

Melalui tim ini, Anda bisa mengembangkan bisnis secara bersama-sama. Supaya semakin ahli melakukan penjualan, masing-masing anggota diberi kesempatan untuk mengikuti Oriflame Academy.

Ini adalah suatu kesempatan bagi para reseller baru untuk belajar teknik penjualan, khususnya untuk produk kecantikan dan perawatan tubuh. Melalui Oriflame Academy tersebut, reseller dapat berkonsultasi langsung dengan para konsultan kecantikan.

Cara seperti ini memberikan dua dampak, yaitu membimbing reseller menjadi lebih ahli dan sukses mencapai targetnya sendiri. Selain itu, target tim pun dapat terdongkrak dengan sendirinya. Dengan demikian, semakin kuat tim yang dibangun tersebut, penghasilan yang didapatkan pun akan semakin besar.

Mengelola Toko Sendiri atau Sistem Order

Menjual Produk Secara Online
Menjual Produk Secara Online – geekwire

Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh Dusdusan adalah reseller dibebaskan menjual produk dengan cara apa pun. Baik secara online, yaitu melalui media sosial, marketplace, maupun website, ataupun secara oflline di toko sendiri, secara direct selling, atau dalam komunitas.

Semua alternatif itu didukung oleh fasilitas yang ditawarkan oleh Dusdusan bagi para reseller, termasuk melalui materi promosi yang tersedia.

Nah, berbeda dengan Dusdusan, membangun bisnis Oriflame Indonesia lebih mengedepankan sistem penjualan direct selling. Cara yang paling efektif untuk dilakukan oleh para reseller Oriflame Indonesia adalah dengan menyebarkan katalog produk bulanan kepada calon pembeli potensial.

Siapa saja mereka? Ada banyak kemungkinan yang bisa dieksplor, mulai dari rekan kerja, anggota komunitas yang rutin berkumpul, atau orang-orang yang dikenal lainnya. Dengan cara menawarkan tersebut, order diharapkan datang.

Setelah pesanan dari pelanggan diterima, reseller pun akan melakukan order ke gerai Oriflame Indonesia yang tersedia di sejumlah kota dengan jarak terdekat. Biasanya, produk bisa langsung diambil pada hari itu juga, kecuali stok habis. Setelah itu, reseller baru membagikan pesanan kepada para pembelinya.

Tanpa Target atau Harus Tutup Poin

Tanpa Target atau Harus Tutup Poin
Tanpa Target atau Harus Tutup Poin – kamarcantique

Dusdusan tidak mengharuskan para reseller untuk mencapai target tertentu. Penjualan dapat dilakukan dengan metode sendiri dan target sendiri. Hasil penjualan sama sekali tidak berpengaruh terhadap posisi reseller di jaringan bisnis.

Namun, jika target penjualan lebih sedikit, hasil keuntungan yang dapat dinikmati juga sedikit. Jadi, usaha dan keputusan tersebut menentukan penghasilan yang didapatkan.

Sementara itu, di Oriflame Indonesia dikenal istilah Tutup Poin (Tupo). Poin adalah reward yang didapatkan ketika setiap produk terjual. Untuk mendapatkan bonus dari Oriflame Indonesia, reseller harus mencapai Tupo terlebih dahulu. Jumlahnya tergantung pada level yang ditempati.

Nah, inilah 4 perbedaan Dusdusan dan Oriflame Indonesia yang paling mendasar. Bagi yang ingin menjalankan bisnis dari rumah, Anda bisa memilih salah satu dari dua alternatif tersebut. Selamat mencoba.

Baca juga artikel tentang:

  1. Inilah 5 Perbedaan Dusdusan dan Bisnis Tupperware
  2. Inilah 7 Perbedaan Dusdusan dan Sophie Paris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *