Mengenal Jenis-jenis Design  Logo

Mengenal Jenis-jenis Design  Logo

Design Logo 1
Jenis logo – skyseo

 

Ada beberapa jenis design logo. Berikut ulasan dan keunggulan masing-masing jenis.

Apa yang tebersit di benak Anda ketika mendengar seseorang menyebut kata iPhone? Ya, gambar sebuah apel yang terlihat tidak utuh karena pola gigitan pada salah satu sisinya.

Design logo yang sangat terkenal ini didesain oleh Rob Janoff pada 1977. Menurut Janoff, pola gigitan tersebut adalah untuk membedakan buah apel dengan ceri atau tomat. Steve Jobs langsung setuju dengan logo design tersebut karena dinilai bisa mempresentasikan brand Apple, perusahaan komputer miliknya.

Berdasarkan bentuknya, logo Apple ini digolongkan dalam kelompok pictorial mark. Selain berbentuk gambar,  logo design juga dapat dibedakan atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:

  1. Lettermark

Pernah memerhatikan design logo Cable News Network (CNN), International Business Machines Corporation (IBM), atau Hewlett-Packard (HP)? Ketiganya memiliki kesamaan yaitu menggunakan huruf inisial sebagai logo dsign – nya

Design logo berupa inisial sangat mudah untuk diingat dan dikenali. Itulah sebabnya, ketika melihat huruf-huruf ini, orang-orang akan langsung membayangkan produknya.

Semakin mudah diingat dan dikenali, design logo tersebut semakin berhasil dengan tujuan identifikasi brand. Oleh karena itu, penggunaandesign logo jenis ini sangat efektif bagi perusahaan yang memiliki nama panjang.

Hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan design logo lettermark adalah jenis huruf yang dipilih. Sebaiknya, jenis huruf harus benar-benar serasi dengan konsep perusahaan yang diwakili.

Masalah lain yang mungkin terjadi adalahdesign logo tidak terbaca dengan jelas. Nah, bagi bisnis atau produk yang masih baru dan belum dikenal luas, menyertakan nama perusahaan di bawah design logo akan sangat membantu.

  1. Wordmark
Design Logo 2
Sumber : wordmark.it 

Selain lettermark, ada pula jenis design logo yang disebut Wordmark yang juga menggunakan huruf sebagai logo. Apa perbedaannya?

Anda tentu sudah tidak asing dengan brand Coca-Cola, Visa, atau Google. Logo design yang digunakan adalah nama perusahaan itu sendiri. Namun, jenis design logo ini akan lebih efektif jika nama tersebut ringkas dan unik.

Google,  misalnya, menarik dan sangat mudah diingat. Apabila nama tersebut dikombinasikan dengan tipografi yang kuat, design logo akan membantu menciptakan brand yang kuat.

Pada jenis design logo Wordmark, tipografi memang memegang peran yang sangat penting. Jadi, pilihlah jenis huruf atau buatlah huruf yang benar-benar mewakili bisnis yang Anda jalankan.

Sebagai contoh, untuk bisnis fashion, jenis huruf yang digunakan biasanya clean, elegan, dan mewah. Namun, untuk lembaga pemerintahan, jenis huruf yang digunakan lebih tradisional.

  1. Pictorial Mark

Salah satu contoh pictorial mark adalah logo Apple. Bentuknya sederhana, tetapi penuh dengan makna. Sangat mudah bagi orang untuk mengingat dan mengenali design logo ini di mana pun.

Bahkan, jika melihat gambar buah apel yang memiliki pola gigitan, Anda pasti langsung mengasosiasikannya dengan produk Apple, bukan?

Nah, di situlah letak keunggulan pictorial mark. Dengan kesederhanaan, design logo ini mudah memberi kesan yang membekas. Disebut juga brand marks atau design  logo symbol, pictorial mark berbentuk ikon atau desain yang berbasis grafis.

Tantangan yang paling besar adalah memutuskan gambar yang akan digunakan sebagai design logo. Bagaimana pun, gambar ini akan mewakili keberadaan perusahaan Anda di depan banyak orang.

Ada beberapa cara untuk mengeksplorasi jenis design logo yang sesuai dengan nama sebuah bisnis. Pertama, manfaatkanlah nama itu sendiri. Kembangkan imajinasi untuk menciptakan sebuah gambar yang sangat senada dengan nama bisnis Anda.

Kedua, renungkanlah nama bisnis Anda dan temukan makna yang dalam. Lalu, representasikan ke dalam sebuah bentuk gambar. Contohnya, logo Snapchat yang berbentuk seperti hantu. Bentuk ini sangat sesuai dengan layanan yang ditawarkan Snapchat.

Ketiga, eksplorasi logo dengan membangkitkan emosi orang yang melihatnya. Cobalah lihat logo berbentuk panda yang mewakili World Wildlife Foundation (WWF). Menggemaskan, bukan?

  1. Abstract Mark
Design Logo 2
Sumber : jetline

Abstract mark hampir serupa dengan pictorial mark. Perbedaannya adalah pada bentuknya yang bersifat abstrak. Contohnya, logo Pepsi, produk minuman berkarbonasi yang sangat populer. Pepsi hadir dengan logo yang berbentuk lingkaran dan di dalamnya terbelah menjadi 3 bagian dengan warna merah, putih, dan biru.

Intinya adalah menunjukkan sesuatu yang benar-benar unik dan berbeda, tetapi tetap dapat mewakili brand yang diusung. Dengan cara seperti ini, Anda dapat mengeksplorasi lebih dalam brand bisnis tersebut.

Apa yang harus diperhatikan? Maksimalkan tampilan design  logo dengan eksplorasi warna dan bentuk. Berpikirlah di luar kotak untuk menampilkan pesan yang paling sesuai dengan bisnis Anda.

  1. Mascot

Jenis design logo selanjutnya adalah mascot. Jenis logo yang satu ini lebih bersifat fun dan biasanya berbentuk kartun. Karakter berbentuk ilustrasi inilah yang akan mewakili perusahaan Anda. Contohnya, karakter Colonel pada bisnis KFC.

Penggunaan mascot sebagai logo biasanya pada produk yang menyasar pada keluarga atau anak-anak.

  1. The Combination Mark
Design Logo 1
Sumber : jetline

Jenis design logo ini merupakan kombinasi antara wordmark atau lettermark dengan pictorial mark, abstract mark, atau mascot. Biasanya, gambar dan teks ditempatkan bersisian atau atas bawah. Bisa juga dibuat dalam satu kesatuan.

Salah satu contohnya adalah design  logo Burger King yang menyatukan teks berwarna merah ke dalam sebuah gambar burger berwarna kuning serta dilengkapi dengan lingkaran biru yang tidak penuh.

  1. Emblem

Jenis design logo terakhir adalah emblem. Bentuknya lebih kompleks karena nama bisnis berada di dalam sebuah simbol atau ikon. Bentuknya biasanya lebih bersifat tradisional. Itulah sebabnya, jenis logo ini sering digunakan oleh sekolah, organisasi, atau lembaga pemerintah.

Jika Anda ingin menampilkan bisnis dengan kesan tradisional atau klasik, memilih jenis emblem sangat disarankan. Namun, jika ingin memiliki modern logo design, Anda bisa mengubah kesan tradisional tersebut.

Nah, 7 jenis creative logo design inilah yang bisa dipilih untuk merepresentasikan brand kepada masyarakat. Masing-masing tentu memiliki keunggulan yang sebaiknya disesuaikan dengan bisnis Anda. Semakin menyatu desain logo dengan filosofi bisnis, semakin mudah bagi orang lain untuk mengenali dan mengingat brand Anda.

Tempat jasa desain logo terbaik di Kamarupa

Baca Juga

Sukses Kembali dengan Melakukan Rebranding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *